🎐 Bupati Pamekasan Dari Partai

Istighotsahdan doa bersama dilaksanakan saat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendaftarkan partai ke KPU RI sebagai calon peserta pemilu. Jumat, 05 Agustus 2022 23:07; Masuk/Daftar; Istighotsah dan doa bersama yang dilaksanakan DPC Pamekasan dilaksanakan bersamaan saat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Kronologinya pada Rabu, 2 Agustus 2017 pukul 07.14 WIB, KPK mengamankan 4 orang yaitu SUT (Sutjipto Utomo) selaku Inspektur Pemkab Pamekasan, RUD (Rudy Indra Prasetya) selaku Kajari Pamekasan, NS (Noer Solehhoedin) sebagai Kabag Admin Inspektorat Pemkab Pamekasan dan seorang sopir di rumah dinas Kajari. "Diduga penyerahan uang senilai Rp250 Sementaraini, sambung mantan anggota DPRD Jatim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, yang diterapkan oleh Pemprov Jatim adalah mengawasi dan memantau warga Madura yang pulang ke Madura. Menurut bupati, Kabupaten Pamekasan termasuk kabupaten yang rawan dalam penyebaran virus corona (COVID-19), karena sudah ada warga yang positif corona PartaiAmanat Nasional (PAN) kabupaten setempat membantu langkah Komisi pemberantasan korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi di Pamekasan pasca Bupati Pamekasan, Achmad Syafii tertankap OTT bersama ke empat pejabat Kajari Pamekasan, Inspektorat, Kades Dasok dan salah seorang Kasi di Inspektorat oleh KPK beberapa waktu lalu. Renvillemengakui, pada Pemilihan Kepala Daerah Pamekasan 2013 lalu, Demokrat sebagai pengusung utama pasangan calon bupati dan wakil bupati, Achmad Syafii-Halil. Saat itu, Demokrat berkoalisi dengan PPP, PAN, dan PKS. "Memang Partai Demokrat sebagai partai pengusung utama. Diakhirpenghujung tahun 2021, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kembali menerima penghargaan dari Kementerian yang diterima di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (29/12/2022). Penghargaan tersebut diterima dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia atas komitmen dan kerja keras dalam mendorong percepatan PAMEKASAN Baliho elite partai politik berukuran besar yang tidak mengantongi izin di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan tak kunjung ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).. Padahal, Dinas Penanaman Modal dan Perlayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan, sudah mengeluarkan daftar baliho yang tidak berizin agar segera ditertibkan Satpol PP. HasilSurvey Favirabilitas kandidat bupati Pamekasan oleh LSIN. Foto Aziz for Mata Madura. PAMEKASAN - Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) merilis hasil survei calon bupati Pamekasan, Minggu (23/07/2017).Hasilnya, Partai Islam seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendominasi. BupatiPamekasan, Badrut Tamam saat makan di warung Musyafiah di Jl Raya Kabupaten, Pamekasan, Jum'at (1/2/2019) pagi. Intensitas mesin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur semakin hari semakin ditingkatkan, menyusul pesta Demokrasi 2024 terus mendekat. Hal tersebut . Pamekasan – Kursi Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat ini masih kosong setelah wafatnya H. Raja'e pada tanggal 31 Desember 2020. Ketua Komisi Pemilihan Umum KPU Pamekasan, Mohammad Halili mengungkapkan, untuk menetapkan wakil bupati bukan menjadi kewenangan instansinya. Melainkan usulan dari gabungan Partai Politik Parpol pengusung yang nantinya akan ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD. “Mekanismenya ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD berdasarkan usulan dari gabungan partai politik pengusung. Partai mengusulkan dua nama wakil bupati kepada DPRD,” katanya, Selasa 5/1/2021. Adapun partai politik pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam-Raja'e pada Pemilihan Kepala Daerah Pilkada tahun 2018 adalah Partai Kebangkitan Bangsa PKB, Partai Amanat Nasional PAN, Partai Gerakan Indonesia Raya Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera PKS. “Dua nama calon wakil bupati itu tergantung partai koalisi siapa yang mau diusulkan,” pungkasnya. DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI Dua pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan, Jawa Timur, berkomitmen untuk menggelar kampanye secara damai, selama tahapan pelaksanaannya berlangsung hingga 23 Juni 2018. Komitmen kedua pasangan Calon Bupati-Cawabup Pamekasan untuk Pilkada 23 Juni 2017, disampaikan pada acara deklarasi kampanye damai tanpa kekerasan, berita bohong dan politik uang yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum KPU di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Minggu 18/2. Ribuan orang dari institusi penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga di tingkat desa hadir dalam acara deklarasi ini. Tim pemenangan masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati, termasuk perwakilan pengurus partai pengusung juga diundang hadir oleh KPU Pamekasan, termasuk perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh ulama, se-Kabupaten Pamekasan. Ada empat hal yang menjadi komitmen pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam deklarasi kampanye damai yang digelar oleh KPU Pamekasan itu. Pertama, siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedua, siap melaksanakan kampanye pemilihan daerah tahun 2018 yang damai, demokratis, dan mengedukasi dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih. Ketiga, siap melaksanakan kampanye pemilihan daerah tahun 2018 tanpa hoax, politisasi Sara dan praktik politik uang. Sedangkan pada poin keempat, keduanya Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan ini berjanji akan tunduk dan patuh pada berbagai jenis ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah memandu secara langsung deklarasi kampanye damai yang digelar dalam rangka menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Pamekasan itu. Usai pembacaan deklarasi, Ketua KPU bersama pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan serta Ketua KPU Pamekasan Abdullah Saidi melakukan pelepasan burung merpati. Pelepasan burung ini, menandai pelaksanaan deklarasi kampanye damai di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur untuk pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang akan digelar pada 27 Juni 2018. Dua PasanganDeklarasi kampanye damai yang digelar di area Monumen Arek Lancor, Kota Pamekasan, Madura, Ahad itu dihadiri oleh dua pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan, masing-masing Badrut Tamam-Raja`e Berbaur dengan nomor urut 1 dan Kholilurrahman-Fathor Rohman Kholifah dengan nomor urut 2. Pasangan Calon "Berbaur" diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa PKB, Partai Amanat Nasional PAN, Partai Keadilan Sejahtera PKS dan Partai Gerindra. Sedangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kholifah diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan PPP, Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat Nasdem, dan Partai Demokrat. Kedua calon bupati yang akan bersaing pada Pilkada Pamekasan 27 Juni 2018 itu masih memiliki hubungan famili, yakni antara paman dan ponakan, bahkan keduanya berasal dari partai politik yang sama, yakni Partai Kebangkitan Bangsa. Kedua, yakni Kholilurrahman dan Badrut Tamam juga merupakan wakil rakyat yang terpilih pada pemilu 2014 dari PKB. Kholilurrahman menjadi wakil rakyat di tingkat pusat yakni DPR RI untuk daerah pemilihan dapil XI Madura, sedangkan Badrut Tamam menjadi wakil rakyat di tingkat Jawa Timur atau DPRD Jatim, juga dari dapil XI Madura. Hanya saja, dari dua calon bupati itu, yang resmi direkomendasi partai ialah Badrut Tamam, sedangkan Kholilurrahman tidak. "Kami tidak merekomendasikan Kholilurrahman, karena yang bersangkutan sebenarnya sangat kami butuhkan di DPP PKB pusat," kata Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar dalam sebuah kesempatan. Namun, Kholilurrahman tidak terima dengan keputusan PKB?itu, sehingga ia menggalang dukungan dari partai lain, hingga akhirnya yang bersangkutan juga bisa maju pada pilkada 2018 ini berkat dukungan PPP, Demokrat, Nasdem dan Partai Golkar. Sebenarnya, ada tiga pasangan yang mendaftar ke KPU Pamekasan sebelum institusi ini menetapkan pasangan calon pada 11 Februari 2018, dari calon perseorangan, yakni Marzuki dan Hariyanto Waluyo Mahar. Hanya saja, calon ini ditolak oleh KPU Pamekasan, karena tidak memenuhi persyaratan minimal berkas administrasi yang disetorkan ke KPU oleh pasangan tersebut. Massa pendukung Mahar sempat berunjuk rasa ke KPU Pamekasan, bahkan memproses secara hukum keputusan KPU ke PTUN, akan tetapi, hasilnya tetap nihil, sehingga pasangan akademisi dan mantan kepala desa ini gagal menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan untuk pilkada 2018. Pentingnya Deklarasi DamaiKetua KPU Kabupaten Pamekasan Moh Hamzah menyatakan, deklarasi kampanye dama Pilkada Pamekasan penting digelar sebagai salah satu upaya agar pelaksanaan pilkada bisa berlangsung aman, kondusif dan sesuai harapan. "Jadi, deklarasi yang kami gelar ini sebagai bentuk peneguhan komitmen yang perlu diketahui oleh publik dan oleh karenanya pasangan calon kita undang," ujar Hamzah. KPU bukan satu-satunya institusi yang menggelar deklarasi pilkada damai. Sebelumnya, komunitas wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia PWI Pamekasan juga menggelar deklarasi pilkada damai, saat momentum Hari Pers Nasional HPN 2018. Selanjutnya, Panitia Pengawas Pemilu Panwalu Kabupaten Pamekasan mengikuti upaya kelompok profesi wartawan ini, dengan menggelar deklarasi pilkada anti-politik uang, politisasi Sara dan kampanye hitam atau berita hoax. "Semakin banyak kelompok masyarakat yang mendeklarasikan komitmennya untuk melaksanakan pilkada damai, maka dorongan untuk melaksanakan pilkada sesuai dengan ketentuan, dan tanpa kecurangan, tentuanya akan semakin kuat," ujar Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah. Instansi terkait seperti Polres Pamekasan menilai, deklarasi damai yang telah digelar selama ini merupakan kegiatan positif untuk menguatkan komitmen kepada masyarakat Pamekasan, secara khusus dan masyarakat Indonesia secara umum pada pilkada serentak yang ada digelar 27 Juni 2018 nanti. * Pamekasan ANTARA News - Lima partai politik di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah KPUD setempat, dan akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya sebagai calon peserta pemilu 2019. Kelima partai politik masing-masing Partai Perindo, Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Solidaritas Indonesia PSI, dan Partai Berkarya. "Ini sesuai dengan penelitian berkas administrasi yang disampaikan ke KPU Pamekasan hingga tanggal 15 Oktober 2017," kata Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah di Pamekasan, Senin. Hamzah menjelaskan, di Pamekasan terdapat sebanyak 18 partai politik yang mengajukan diri menjadi peserta pemilu. Dari 18 partai politik itu sebanyak enam partai diantaranya merupakan partai baru. Salah satunya Partai Perindo. "Dari enam partai ini, sebanyak dua partai diantaranya yang telah lolos seleksi administrasi tersebut merupakan partai baru," ujarnya. Dengan demikian, masih ada enam partai baru yang belum mengajukan penelitian berkas administasi ke KPU Pamekasan. Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah menjelaskan, pengajuan berkas administrasi ke KPU Pamekasan itu merupakan prasyarat untuk mengikuti pemilu legislatif. Menurut dia, berkas yang diajukan berupa "soft copy" dan "hard copy" tentang dokumen partai seperti lokasi kantor sekretariat, susunan pengurus partai mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga di tingkat desa ranting. "Partai politik yang dinyatakan telah lolos seleksi berkas administrasi ini yang bisa menunjukkan bukti adminitratif ke KPU telah memiliki sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan dimaksud," katanya, menjelaskan. Sementara, hingga pukul WIB, sejumlah pengurus partai politik di Kabupaten Pamekasan terus berdatangan ke kantor KPU Pamekasan guna menyerahkan berkas administrasi partai. Saat ini, ada dua pengurus partai yang menyerahkan berkas administrasi, yakni Partai Amanat Nasional PAN dan Partai Gerindra. "Bagi partai politik yang belum memenuhi syarat kelengkapan, kami meminta untuk segera melengkapinya. Jadi kami minta datang kembali ke KPU melangkapi kekurangan berkas sesuai dengan ketentuan," katanya, menjelaskan. Pewarta Abd AzizEditor Suryanto COPYRIGHT © ANTARA 2017

bupati pamekasan dari partai